Featured Video

welcome

BOLA

bola gandrungan dari srtiap laki-laki bahkan perempuan, maka jika kau laki-laki kau harus suka bola agar COOL, tapi jika kau perempuan agar SO SWEET.

suporter

suporter nerupakan jiwa tambahan bagi srtiap mpemain yang berlaga di medan laga. siapkah kamu menjadi suporter yang FAIR PLAY.

nba

tidak di pungkiri lagi, NBA memang porosnya basket dunia.

timnas indonesia, garuda di dadaku

garuda..di dadaku... garuda kebanggaanku.. ku yakin hari ini pasti menang... itulah suara-suara yang terdengar, jika kau GARUDA sejati.

lifestyle

lifestyle atau sering disebut dengan gaya hidup merupakan sesuatu hal yang diperlukan sesorang untuk menjalani hidupnya.

Tampilkan postingan dengan label WANITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WANITA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Februari 2011

Manfaat Menyalakan TV Saat Bercinta

img Peran televisi dalam kegiatan bercinta Anda tidak melulu mengenai film porno. Ternyata ada peran lain dari televisi terhadap acara bercinta Anda dan pasangan. Berikut beberapa manfaat, seperti yang dikutip dari Times India.
  •  Sebuah film komedi romantis merupakan alasan yang tepat untuk berpelukan. Pelukan di depan televisi di awal, antara atau akhir kegiatan bercinta memastikan adanya kontak fisik yang tidak terputus.  "Kedekatan fisik membantu memelihara kebersamaan,"ujar psikolog klinis Varkha Chulani.
  •  Saat sebuah hubungan pernikahan sudah berlangsung lama, kadang kehidapn seks menjadi datar. Menurut Chulani, terapi rangsangan visual dan audio yang diberikan televisi memberikan isyarat sensual ke dalam pikiran dan membuat mood lebih mengalir sehingga kegiatan bercinta lebih intim.
  • Fantasi juga salah satu alat untuk membuat acara bercinta lebih menarik. Dengan bantuan program televisi, Anda dapat memvisualisasikan sekenario dan mendengarkan musik yang dapat mempompa semangat ke tempat tidur.
  • Saat Anda ingin lebih bebas mengekpresikan kepuasan, menyalakan televisi adalah pilihan yang tepat. Kerasnya volume televisi mampu mengalihkan suara desahan agar tidak terdengar oleh anggota keluarga lain.

ni Dia Manfaat Bercinta di Pagi Hari


img

Ingin memulai hari Anda dengan perasaan bahagia dan pikiran positif? Jangan beranjak dulu dari tempat tidur! Para peneliti menyarankan untuk melakukan hubungan seks di pagi hari sebelum Anda memulai segala aktivitas.

Menurut penelitian yang dikutip dari Daily Mail, orang dewasa yang bercinta di pagi hari ternyata tidak hanya merasa lebih bersemangat di sisa harinya. Tetapi juga bermanfaat untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan yang meningkat tidak hanya membuat Anda  tidak mudah terkena flu dan masuk angin, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan rambut, kuku dan tekstur kulit.

"Seks di pagi hari dapat juga membuat Anda terlihat cantik, karena seks melepaskan senyawa kimia yang meningkatkan kadar estrogen yang meningkatkan tekstur kulit dan rambut Anda," ungkap Dr. Debby Herbenick ilmuwan dan kolumnis seks dari Amerika.

Seks pada pagi hari dinilai lebih sehat dibandingkan orang yang memilih untuk minum teh dan makan roti panggang sebagai sarapan. Melakukan kegiatan bercinta setelah matahari terbit juga dapat menghangatkan hubungan suami istri.

"Berhubungan seks di pagi hari dapat melepaskan oksitosin, senyawa kimia yang dapat memberikan rasa bahagia. Membuat pasangan merasa lebih dicintai dan terikat sepanjang hari," tambah  penulis 'Because It Feels Good' itu.

Studi yang dilakukan di Queens University of Belfast, Amerika Serikat menemukan bercinta tiga kali seminggu dapat mengurangi resiko serangan jantung atau stroke. Penelitian lainnya yaitu dari University Nottingham, Amerika Serikat juga mengungkapkan bahwa pria yang terus berhubungan seks teratur di saat usia 50 tahunan, dapat lebih kecil mengalami kanker prostat.

Sabtu, 22 Januari 2011

Motivasi Suporter Perempuan

Kehadiran suporter olahraga merupakan dampak atas munculnya suatu klub olahraga. Kehadiran suporter dalam pertandingan olahraga dapat memberikan motivasi moral kepada pemain yang berlaga di lapangan pertandingan. Dalam industri olahraga, kehadiran suporter berarti potensi pasar yang mampu mendatangkan penghasilan bagi klub yang bersangkutan.

Sing-along. In english atau pakai bahasa Indonesia pokoknya ikut nyanyi. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Sing-along. In english atau pakai bahasa Indonesia pokoknya ikut nyanyi. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Menurut Hansen dan Gauthier dalam Neale dan Funk (2005), memahami perilaku dan motivasi suporter untuk meningkatkan kehadiran suporter dalam pertandingan adalah kunci sukses bagi klub olahraga profesional. Salah satu olahraga yang dikenal memiliki suporter fanatik adalah sepak bola. Sebagai olahraga yang paling digemari di dunia, kehadiran suporter merupakan faktor pendukung penting terhadap hidupnya kompetisi sepak bola.
Dalam kurun waktu 17 tahun penyelenggaraan kompetisi profesional Liga Indonesia, kehadiran suporter menjadi bagian penting dalam perkembangan kompetisi. Kehadiran suporter di pertandingan Liga Indonesia merupakan potensi pasar yang harus diperhatikan oleh pelaku industri sepak bola di Indonesia. Selain berperan sebagai pemberi motivasi bagi para pemain, suporter juga berperan sebagai penyandang dana bagi klub sepak bola. Pengelolaan suporter yang baik dapat meningkatkan pendapatan dan kinerja keuangan klub sepak bola.
Aremanita. Perempuan sudah tak lagi asing dengan sepakbola. (Foto: Ongisnade)
Aremanita. Perempuan sudah tak lagi asing dengan sepakbola. (Foto: Ongisnade)
Kehadiran suporter di pertandingan Liga Indonesia tidak hanya berdampak langsung bagi keuangan klub, tetapi juga perekonomian masyarakat sekitar. Misalnya, industri garmen dan aksesoris klub, penjual makanan dan minuman di sekitar stadion, dan industri periklanan. Bahkan kehadiran suporter di pertandingan memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara yang diperoleh dari pajak tontonan, retribusi parkir kendaraan, dan pajak penghasilan dari gaji pemain.
Saat ini, sepak bola tidak lagi menjadi olahraga yang didominasi oleh kaum laki-laki. Hadirnya cabang olahraga sepak bola perempuan membuktikan bahwa perempuan mampu melakukan olahraga sepak bola yang dikenal keras dan membutuhkan kondisi fisik yang sempurna.
Stadion pun bisa jadi tempat nge-date yang asyik. (Foto: Ongisnade)
Stadion pun bisa jadi tempat nge-date yang asyik. (Foto: Ongisnade)
Lebih dari itu, kehadiran perempuan dalam olahraga sepak bola tidak hanya terbatas pada permainan di lapangan, tetapi juga di bidang lain yang berkaitan dengan sepak bola. Berbagai aspek yang berhubungan dengan olahraga paling terkenal di dunia ini telah dikerjakan dan dilakukan oleh kaum perempuan. Mulai dari tingkat tertinggi sebagai manajer klub hingga ke tingkat terbawah sebagai suporter klub.
Sejak beberapa terakhir perkembagan Liga Indonesia, khususnya LSI, terjadi sebuah fenomena yang menarik. Dalam setiap pertandingan semakin sering ditemui kehadiran suporter perempuan dan jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Tidak hanya di Indonesia, fenomena semacam ini juga dirasakan di seluruh dunia.
Hiburan Keluarga. Faktor keamanan terjamin, semua jadi enjoy. (Foto: Ongisnade)
Hiburan Keluarga. Faktor keamanan terjamin, semua jadi enjoy. (Foto: Ongisnade)
Beberapa kalangan berpendapat bahwa kehadiran suporter perempuan di pertandingan Liga Indonesia disebabkan oleh beberapa hal antara lain: kondisi keamanan yang semakin baik, mengikuti hobi dari pasangan, mengikuti keinginan anak, hobi terhadap sepak bola, ingin tampil di masyarakat, mengidolakan klub atau salah satu pemainnya, menyukai keramaian, dan sebagai wujud tanggung jawab memberi dukungan untuk klub daerah tertentu.
Berdasarkan penelitian yang saya lakukan pada suporter perempuan LSI 2010-2011 di Jawa Timur pada bulan September – November, diketahui bahwa motivasi suporter perempuan dalam menghadiri pertandingan dipengaruhi oleh empat faktor yaitu: Interaksi Sosial, Hiburan, Fanatisme, dan Keamanan.
Pertama adalah interaksi sosial, dapat disimpulkan bahwa suporter perempuan hadir di pertandingan LSI sebagai wujud interaksi sosial mereka dengan lingkungan. Mereka hadir dalam pertandingan LSI bersama suami, pacar, kakak, adik, anak, dan teman. Selain itu, mereka hadir dalam pertandingan karena ingin bertemu dengan suporter lain dan merasakan interaksi sosial dalam keramaian stadion.
Segar. Bukan hanya pertandingan yang seru, perempuan juga memberi 'warna' di tribun. (Foto: Ongisnade)
Segar. Bukan hanya pertandingan yang seru, perempuan juga memberi 'warna' di tribun. (Foto: Ongisnade)
Kedua, hiburan dapat diartikan bahwa kehadiran suporter perempuan dalam pertandingan karena mereka ingin mencari hiburan dan mereka menganggap bahwa pertandingan LSI bukan hanya hiburan khusus kaum pria. Ketiga, fanatisme dapat disimpulkan bahwa mereka hadir dalam pertandingan LSI karena memiliki rasa fanatisme terhadap klub yang bertanding maupun salah seorang pemain yang bertanding.
Selanjutnya adalah faktor keamanan, berarti suporter perempuan menganggap penyelenggaraan pertandingan LSI (khususnya di Jatim) sudah dikategorikan aman dan mereka yakin dengan kinerja aparat keamanan yang bertugas.
Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini adalah: pertama, BLI dan Panpel harus mengupayakan kondisi pertandingan LSI agar kondusif sebagai suatu tempat yang nyaman bagi suporter untuk berinteraksi sosial. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengurangi rasisme dalam stadion, fasilitas stadion yang nyaman bagi setiap suporter, dan jadwal pertandingan yang mengakomodir kegiatan suporter.
Jupe-Gaston. Selebrita pun menikmati suasana pertandingan. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Jupe-Gaston. Selebrita pun menikmati suasana pertandingan.
Kedua, pertandingan LSI harus dikemas menjadi suatu acara hiburan olahraga yang menarik. Beberapa faktor hiburan dalam pertandingan LSI antara lain: penampilan tim yang baik, atraksi suporter yang simpatik, tersedianya bangku penonton yang layak, fasilitas parkir yang aman, toilet yang bersih, dan tersedianya counter makanan dan minuman yang layak.
Saat ini masih sedikit stadion maupn panpel yang mampu menyediakan fasilitas penunjang tersebut. Ketiga, untuk menumbuhkan rasa fanatisme, klub harus menunjukkan prestasi yang baik kepada suporter. Selain itu, klub perlu merekrut pemain handal yang dapat dijadikan idola bagi suporter, terutama suporter perempuan.
Ibu Negara. Ani Yudhoyono saat berada di tribun. (Foto: Ongisnade)
Ibu Negara. Ani Yudhoyono saat berada di tribun. (Foto: Ongisnade)
Terakhir, panitia pelaksana pertandingan harus menjamin tersedianya aparat keamanan yang profesional dalam mengamankan pertandingan, bukan malah ikut menyaksikan pertandingan. Kemudian, keamanan berupa fisik bangunan stadion juga harus diperhatikan. Usia bangunan, jalur evakuasi, pagar keamanan, hingga keamanan jalan akses menuju stadion.
Saat ini, faktor fanatisme telah terbukti pada suporter perempuan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2010. Prestasi tim yang moncer dan kehadiran pemain idola seperti Irfan Bachdim, Christian Gonzales, Firman Utina, dan Oktovianus Maniani dapat meningkatkan kehadiran suporter dalam pertandingan sepak bola. Selanjutnya, kompetisi reguler LSI juga harus mulai berbenah menuju industrialisasi sepak bola yang lebih baik. Jika tidak, kompetisi tandingan telah siap menantang.
Untuk panpel Arema dan seluruh Aremania, hendaknya tetap menjaga agar faktor-faktor tersebut dapat dijaga dengan baik agar kehadiran suporter, terutama suporter perempuan, tetap tinggi. Jadikan pertandingan home Arema sebagai suatu event yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan antar suporter dan sesama Aremania/Aremanita.
Football For Fun. Suasana pertandingan memang seharusnya menyenangkan. (Foto Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Football For Fun. Suasana pertandingan memang seharusnya menyenangkan. (Foto Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Hilangkan rasisme, caci maki, permusuhan, dan kata-kata kotor dalam pertandingan. Jadikan pertandingan atraksi suporter sebagai hiburan yang menarik dan unik sebagai cirri khas Aremania. Dengan dukungan yang positif, maka prestasi klub akan meningkat. Kemudian semua pihak baik panpel maupun Aremania menjaga keamanan dalam setiap pertandingan. Jangan lagi ada tawuran, utamakan keselamatan bersama dalam berkendara, dan tertib dalam stadion.
Semua itu adalah tanggung jawab seluruh pihak, termasuk pelatih, pemain, panpel, dan suporter. Karena semakin banyak suporter yang hadir di stadion, semakin banyak pula pendapatan yang diperoleh oleh klub. Semakin banyak pendapatan klub semakin mandiri. Arema!!! Semakin jaya Arema!!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More